CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

Senin, 16 April 2012

"Do’s & Don’s"


Do’s :
- secepatnya konsul dan Acc KTI
-belajar persiapan uji kopetensi
-ganti puasa ramdhan secepatya
-selesaikan semua tugas yang ada

Don’s :
-banyak ngemil dimalam hari
-boros
-terlalu banyak menonton film
-melalaikan waktu shalat
- tidur terlalu larut

Jumat, 13 April 2012

“Queen ASOKA ”

dulu sebelum masuk ke Asoka, bayangan yang menyeramkan selalu terlintas, bahwa akan ada hal menyeramkan di kamar baru ini. Awalnya banyak yang menolak dan ingin bertukar kamar, tapi undian kamar, nomer bed telah disahkan, dan tidak ada tawar-menawar untuk bertukaran.
“jangan menilai sesuatu dari covernya aja” hahahhah… covernya memang menyeramkan, mungkin juga karena pengaruh kenangan yang tidak mengenakkan disini, waktu masih menjadi junior dulu, yang membuat banyak hati menolak ‘Asoka’. 

Well….. tidak seburuk yang dibayangkan, memang banyak hal ganjil hari pertama dan kedua, maklumlah masa penyambutan yang hangat dari para petua, tapi setelah itu.. kamar ini menjadi kamar kelas VIP no 1 di ASPI, kenapa begitu?, pertama : tersedia 2 kamar mandi  kapasitas 3 orang (dan terbesar di ASPI), kedua: air berlimpah (walaupun dikamar mandi lainya air sering macet, di asoka airnya jalan terus.. non STOP), ketiga: ada 6 wc,  keempat:  kipas angin turbo, mmmh.. sejuk, sampe-sampe masuk angin kelima: jauh dari pusat keramaian (tenang banget) keenam: kamar paling terluas diseluruh ASPI, ketujuh: mau ngeprint/beli pulsa, beli farfum, serta mau jajan/cemilan juga tersedia dan kedelapan: dibelakang kamar terdapat buah mangga yang selalu berbuah. Pokokke enak banget….
Selain fasilitas kamar no 1, anak-anak asoka juga HEBOH semua, kadang-kadang ada perselisihan tapi itulah hidup bersama, “gag ada keributan kan gag ada  kenangan”, iya gag ???????...  kami menyebut diri kami : “Queen Asoka” 

(PARTY QUEEEN ASOKA)
(persiapan bakar-bakar ala ASOKA)


(Balanjuang bareng Queen Asok..)

(bersih-bersih siap party)
 
Members Queen Asoka:
Paud(sri mayenti), tuyul(yuliana putri, Oncel(winda  S),oppay(vovi dwilia afnan), oche(yose anggriyola), mela kasra(mela PH), goddok(yessi Fren. S), tonk-genk(genni sintia pratiwi), iefhay, bebeb(vitria sandi), jieng matang(engli nova), meme(mela PP), sister amak(rika Oktavia), chie wit(deswita adiyeti), incim(iryeni), mbake(siti karimah), abang(astute), anjang(nova silvia bukhari), chimpoy(gusdya gustin), iil(ilma yeni), serlox(serli anggraini), dan ike(sintike lenni).

“Serunai dua”


Waktunya berpisah dengan “kamar dewi”, (disini memang tempatnya para dewi-dewi), Yang tidak merasakan tinggal di dewi pasti sangat merugi. Perjalanan selanjutnya menuju ‘seruani dua’ (serda)…bisa dibilang serda ini kamar yang sangat cinta damai. Tidak ada keributan, perdebatan, kehilangan, atau konflik-konfik yang besar "kami sangat rukun".

“Asrama= Kamar dewi“

Semuanya berawal disini, kehidupan Asrama yang penuh dengan peraturan, kedisplinan, etika, senioritas, apel, Korve,  kekangan, kedongkolan, persaingan, permusuhan,  dan masi banyak lagi hal yang tidak mengenakkan terjadi disini 
 
“awal yang sulit memang” untuk menyesuaikan diri dengan kehidupan baru, lingkungan baru, teman baru, kamar baru, bet baru dan semua hal yang berbau baru, ‘Semua tersa asing’ untukku. (Pada saat itu aku jadi rindu keluarga, mama+papa+adikku yang berada jauh di wamena).
Memang awal yang berat namun, disinilah kedewasaan  diri terbentuk, loyalitas tercipta, kekorsaan terbangun, persahabatan terjalin, dan dibalik kisah pahit itu tercipta kisah manis, yang takan pernah tergantikan dengan apapun. Kami  memang kurang mendapat kebebasan seperti kebanyakan orang di luar sana, hidup kami memang selalu dipenuhi apel dan korvei yang terkadang membuat kami dongkol tetapi…. Kami punya semangat dan meyakini semua akan indah pada waktunya, itulah yang membuat kami bisa bertahan. 

“Gempa Kedua”


Kabarnya akan ada gempa susulan, jadi semua warga asoka sudah mengepakkan barang2 kedalam tas masing-masing. Setelah gempa pertama itu semuanya panic, sebagian ada yang  menelpon sudara, ada yang mandi dan ada juga yang nongkrong di TV untuk memastikan aman atau tidaknya keadaan hari itu.
Aku sudah selesai mandi, karena rasanya keadaan aman-aman saja, aku keluarkan lectop dan menonton “Echelon Conspiracy” bersama teman-teman lainya di bet mela. 48 menit berlalu menonton,  tiba-tiba gempanya datang lagi, membuat kami di dalam kamar berhamburan keluar. Saat itu ada yang bersiap untuk mandi, dan ada juga yang sedang mandi.
keaadaan menjadi semakin panik, karena memang trauma masa lalu saat kejadian gempa 2009, masih belum bisa dilupakan. setelah gempa berhenti, kami dipersiapkan untuk Apel gabungan, akhirnya kami bisa sedikit tenang dengan informasi yang diberikan, karena gempanya tidak berpotensi tsunami. ya Allah, lindungilah kami dari mara bahaya..
 

“Gempa Permata” (aku kira mimpi)


Kak Fhay bangun” ?

fay bangun,,,,!!!” ?
Gempa, banguun lagii.

Suara winda dan yessy membangunkan aku, (sumpah !! kepala ini masi pusing). Cepat-cepat aku turun  dari bet atas dan keluar ke halaman kamar asoka. Semua anak-anak asoka sudah berkumpul di sana (kecuali yang apat dinas, dan yang pergi pesiar), sambil memperhatikan atap, pintu dan apa saja yang bisa menjadi tanda kalau gempanya belum berhenti.
Anehnya aku tidak merasa goyangannya sama sekali walupun sekeliling sudah berayun-ayun, kemudian terdengar suara azhan ashar dan setelah azhan akhirnya gempa berhenti dan kami para warga asoka kebali masuk kamar.

Sore: 11-04-2012

Kamis, 12 April 2012

“One-bie”

 
                              (kakak militer one-bie)


Biang rusuh, paling ribut, keras kepala, pemberontak, susah di atur, etika kurang,  dan masih banyak lagi sebutan untuk para one-bie sejati. Tapi namanya juga one-bie, tidak pernah ambil  pusing. walaupun begitu kami kelompok yang sangat solid, bagi kami kesenangan di atas segalanya.
Dikelas ini ‘childish kami masih sangat Nampak, terkadang ego membuat kami bentrok satu sama lain, kami juga masih jauh dari kata kompak yang sebenarnya (mungkin kompak dari luar) tapi formsii didalamnya belum utuh, masih bercerai. Tapi ini menjadikan kenangan one-bie takkan lekang oleh waktu, saat bahagia di marahi bersama, ditindak bersama, diceramahi bersama, itu yang membuat kengan kami bermakna.

( ultah wali tingkat kami, Mr.X)

mr.X merupakan wali tingkat ke dua one-bie, (sebelumnya wali tingkat kami  ibu Eva "makasii ya buk eva" maaf sudah merepotkan, dipertemuan singkat kita).
 


Dikelas ini aku diberi tanggung jawab menjadi bendahara selama dua semester, dan denan uang tabungan yang dikumpulkan, kami bisa picnik bersama walupun Cuma ke ‘malibo’, yang penting bukan tempatnya,tetapi kebersamaannya dan bisa bersenang-senang mengukir kenangan bersama.



 




Selasa, 10 April 2012

“Peraturan Baru “

  • Terlambat pesiar dinas 1 minggu 
  • Terlambat IB dinas 2 minggu
  •  Selama dinas membuat laporan pendahuluan, kasus dan kegiatanTidak berlaku lagi hukuman lama, bila ada pelanggaran jatah dinas menunggu
  •  Selain sipen semuanya ikut dalam piket kelas 
  • Piket kelas diatur dari hari senen-sabtu
  •  Serahkan daftar piket pada wali tingkat
  •   Setelah apel pagi tidak ada alasan sarapan pagi, jika kedapatan dinas 1 minggu
  •  Keluar Tanpa keterangan dinas 1 mingguBagi yang dinas sore dan malam wajib ikut kuliah
  
berlaku (Rabu-11-04-2012) dan seterusnya


by:
Mr. X





Jadwal Semester VI

SENIN
Gawat Darurat
(Syafril.TM, Spd)

Gawat Darurat
(dr.Indra. SP. An)

Etika Keperawatan
(H. Mardi. M, Spd)

Isoma
Keperawatan GD
(Sumirah S.Kep)

Selasa
Etika Keperawatan
(H.Mardi. M, Spd)

Gawat Darurat
(Syafril.TM, Spd)

Isoma
Rabu
Etika Keperawatan
(H. Dharmawi Chan, Amk, SKM)


Gawat Darurat
(dr.Indra. Sp. An)

Isoma

Keperawatan GD
(Betrawelli)

Kamis
-
Etika Keperawatan
(H. Darmawi Can, Amk, SKM)
-
Isoma
Keperawatan Gawat Drurat
(Betrawell)