.jpg)
Biang
rusuh, paling ribut, keras kepala, pemberontak, susah di atur, etika kurang, dan masih banyak lagi sebutan untuk para
one-bie sejati. Tapi namanya juga one-bie, tidak pernah ambil pusing. walaupun begitu kami kelompok yang
sangat solid, bagi kami kesenangan di atas segalanya.
Dikelas
ini ‘childish’ kami masih sangat Nampak,
terkadang ego membuat kami bentrok satu sama lain, kami juga masih jauh dari
kata kompak yang sebenarnya (mungkin kompak dari luar) tapi formsii didalamnya
belum utuh, masih bercerai. Tapi ini menjadikan kenangan one-bie takkan lekang
oleh waktu, saat bahagia di marahi bersama, ditindak bersama, diceramahi
bersama, itu yang membuat kengan kami bermakna.( ultah wali tingkat kami, Mr.X)
mr.X merupakan wali tingkat ke dua one-bie, (sebelumnya wali tingkat kami ibu Eva "makasii ya buk eva" maaf sudah merepotkan, dipertemuan singkat kita).
Dikelas ini aku diberi tanggung jawab menjadi bendahara selama dua semester, dan denan uang tabungan yang dikumpulkan, kami bisa picnik bersama walupun Cuma ke ‘malibo’, yang penting bukan tempatnya,tetapi kebersamaannya dan bisa bersenang-senang mengukir kenangan bersama.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar