sewaktu kecil si bocah bermiimpi ingin sekali menjadi seorang
polwan, sebab setiap pulang sekolah selalu berpapasan dengan tante” polwan di
kepolisian, yang selalu terenyum bila melihatnya. tapi beberapa bulan kemudian si bocah berubah
fikiran, kali ini dia ingin sekali menjadi guru, sebab dia ingin pintar seperti
guru-guru yang telah mengajarinya banyak hal . Tidak lama bertahan dengan
mimpinya itu, beberapa bulan kemudian si
bocah malah ingin menjadi atlet bulu tangkis, sebab dia sangat terpesona
melihat pebulu tangkis “tufik hidayat “ (hahahahah).
setelah musim berganti si bocah beranjak menjadi gadis remaja, dan
tiba pada masanya dia melupakan mimpi masa kecilnya. dia mulai berfikir
realistis, merangkai mimpi dengan kemampuan yang dimiliki, kali ini dia sangat
ingin menjadi disaigner, sebab dia merasa berbakat dalam hal menggambar dan
merancang busana namun tidak juga berlangsung lama. Karena beberapa bulan
kemudian, dia berubah fikiran untuk menjadi arsitek, sebab dia ingin sekali
membangun dan merancang bangunan dimasa mendatang.
Namun pada kenyataanya semua mimpi yang dirangkainya tak satupun
yang menjadi nyata (hanya bersarang dalam memori si bocah.. ) kini si bocah
menjalani kehidupan nyata, (terlepas dari mimpi-mimpinya) yaitu menjadi “calon perawat” yang sebelumnya tak pernah terlintas
dalam benaknya..


Tidak ada komentar:
Posting Komentar